Pengaruh Dosis Pupuk Organik dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) di Kecamatan Tabaru Kabupaten Halmahera Barat
DOI:
https://doi.org/10.55984/saloi.v2i2.210Kata Kunci:
Dosis Pupuk Organik, Jarak Tanam, Pertumbuhan, Hasil, Bawang MerahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik (kotoran sapi) dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang disusun secara faktorial. Perlakuan yang diteliti terdiri dari (dua) faktor yaitu faktor pemberian pupuk kandang (O) terdiri dari tiga taraf dan faktor jarak tanam (J) terdiri dari empat taraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kandang dan jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah, jumlah daun tanaman bawang merah, serta lebar daun tanaman bawang merah serta jumlah umbi, selain itu perlakuan jarak tanam J4, ( 25 x 25 cm ) dengan dosis pupuk kandang O2, (22 kg/petak) adalah kombinasi yang terbaik untuk pertumbuhan bawang merah
Referensi
Abd Aziz, I., Yantu, R., & Lamusa, A. (2015). The Role of Agricultural Sector in Economic at Morowali Regency. Agrotekbis, 3(2), 212–221.
Beja, H. D. (2020). Pengaruh Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BIMA. Mediagro, 16(2), 16–25. https://www.publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/Mediagro/article/view/3753
Carora, A. F., Wicaksono, K. P., & Heddy, Y. . S. (2014). Pengaruh Pemberian Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanium L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2(5), 434–442.
Desiana, C., Banuwa, I. S., Rusdi, E., & Yusnaini, S. (2013). Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Javanica, 3(1), 39–49. https://doi.org/10.57203/javanica.v3i1.2024.39-49
Firmansyah, I., & Sumarni, N. (2013). Effect of N Fertilizer Dosages and Varieties On Soil pH, Soil Total-N, N Uptake, and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.) Varieties On Entisols-Brebes Central Java. Jurnal Hortikultura, 23(4), 358–364. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3416
Kaligis, Y. B., Kaunang, C. L., Kaligis, D. A., & -, R.-. (2017). Pertumbuhan Vegetatif Brown Midrib (Bmr) Sorgum Pada Tingkat Naungan Berbeda Dan Kepadatan Populasi. Zootec, 37(1), 136. https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.14408
Marianah, L. (2018). Pengaruh Aplikasi Rhizobakteri dan Dosis Pupuk Terhadap Produksi Bawang Merah. Jurnal AgroSainTa, 2(2), 2579–7417.
Prasetia, A. A., Jazilah, S., & Badrudin, U. (2022). Pengaruh Sistem Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi beberapa Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(1), 53. https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i1.1887
Prasetyo, A., & Ernita. (2022). Respon Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonicum L .) terhadap Pupuk NPK Organik dan POC Urin Sapi. Agroteknologi Agribisnis Dan Akuakultur, 2(2), 1–13.
Rompas, J., Engka, D., & Tolosang, K. (2015). Potensi Sektor Pertanian dan Pengaruhnya Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(04), 124–136.
Samosir, O. M., & Pakpahan, T. W. (2019). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Paclobutrazol Dan Pupuk Kalium. Agrotekda, 3(1), 28–37.
Sopha, G. A., Syakir, M., Setiawati, W., & Sumarni, N. (2017). Teknik Penanaman Benih Bawang Merah Asal True Shallot Seed di Lahan Suboptimal ( Planting Method of Seedling of Shallot from True Shallot Seed in Suboptimal Land ). Hortikultura, 27(1), 35–44.
Sumarni, N., Rosliani, R., & Suwandi. (2012). Optimization of plant distance and NPK dosage to produce shallots from shallots set in highland. Jurnal Hortikultura, 22(2), 147-154 [In Indonesia].
Tampinongkol, C. L., Tamod, Z., & Sumayku, B. (2021). Ketersediaan Unsur Hara Sebagai Indikator Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Jurnal Transdisiplin Pertanian (Budidaya Tanaman, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Perikanan), Sosial Dan Ekonomi, 17(2), 711–718.
Wahyuni, S. (2017). Pengaruh Pemberian Dolomit dan Konsentrasi Mol Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). LOGIKA Jurnal Ilmiah Lemlit Unswagati Cirebon, 19(1), 51–62. http://jurnal.ugj.ac.id/index. php/ logika/article/view/499/295
Wiguna, G., Hidayat, I., & Azmi, C. (2013). Perbaikan Teknologi Produksi Benih Bawang Merah Melalui Pengaturan Pemupukan , Densitas , dan Varietas by Setting Fertilization , Density , and Variety ). 23(2), 137–142.
Wulandari, M., & Amin, N. (2021). Karakteristik Morfologi Daun di Kawasan Air Terjun Suhom Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biotik, 26–33.
Ximenes, M. P. (2018). Pengaruh Kombinasi Jarak Tanam dan Varietas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung ( zea mays l .) di Loes , Sub District Maubara , District Liquisa Repupublica Democratica De Timor Leste. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(2), 295–303.
Zaki Akhmad, Triastuti Wuryandari , Suparti (2014). Analisis Varian Percobaan Faktorial Dua Faktor Rakl Dengan Metode Fixed Additive Main Effects And Multiplicative Interaction. Jurnal GAUSSIAN, 3( 4), 529 - 536