Pengaruh Dosis Pupuk Organik dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) di Kecamatan Tabaru Kabupaten Halmahera Barat

Penulis

  • Adrian Salama Mahasiswa Politeknik Perdamaian Halmahera
  • Ernny Hunila Politeknik Perdamaian Halmahera

DOI:

https://doi.org/10.55984/saloi.v2i2.210

Kata Kunci:

Dosis Pupuk Organik, Jarak Tanam, Pertumbuhan, Hasil, Bawang Merah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh pemberian  dosis pupuk organik (kotoran sapi) dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.  Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang disusun secara faktorial. Perlakuan yang diteliti terdiri dari (dua) faktor yaitu faktor pemberian pupuk kandang (O) terdiri dari tiga taraf  dan faktor jarak tanam (J) terdiri dari empat taraf.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kandang dan jarak tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman bawang merah, jumlah daun tanaman bawang merah, serta lebar daun tanaman bawang merah  serta   jumlah umbi, selain itu perlakuan jarak tanam  J4, ( 25 x 25 cm ) dengan dosis pupuk kandang O2, (22 kg/petak) adalah kombinasi yang terbaik untuk pertumbuhan bawang merah

Referensi

Abd Aziz, I., Yantu, R., & Lamusa, A. (2015). The Role of Agricultural Sector in Economic at Morowali Regency. Agrotekbis, 3(2), 212–221.

Beja, H. D. (2020). Pengaruh Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) VARIETAS BIMA. Mediagro, 16(2), 16–25. https://www.publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/Mediagro/article/view/3753

Carora, A. F., Wicaksono, K. P., & Heddy, Y. . S. (2014). Pengaruh Pemberian Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanium L.). Jurnal Produksi Tanaman, 2(5), 434–442.

Desiana, C., Banuwa, I. S., Rusdi, E., & Yusnaini, S. (2013). Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Javanica, 3(1), 39–49. https://doi.org/10.57203/javanica.v3i1.2024.39-49

Firmansyah, I., & Sumarni, N. (2013). Effect of N Fertilizer Dosages and Varieties On Soil pH, Soil Total-N, N Uptake, and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.) Varieties On Entisols-Brebes Central Java. Jurnal Hortikultura, 23(4), 358–364. http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort/article/view/3416

Kaligis, Y. B., Kaunang, C. L., Kaligis, D. A., & -, R.-. (2017). Pertumbuhan Vegetatif Brown Midrib (Bmr) Sorgum Pada Tingkat Naungan Berbeda Dan Kepadatan Populasi. Zootec, 37(1), 136. https://doi.org/10.35792/zot.37.1.2017.14408

Marianah, L. (2018). Pengaruh Aplikasi Rhizobakteri dan Dosis Pupuk Terhadap Produksi Bawang Merah. Jurnal AgroSainTa, 2(2), 2579–7417.

Prasetia, A. A., Jazilah, S., & Badrudin, U. (2022). Pengaruh Sistem Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi beberapa Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian, 18(1), 53. https://doi.org/10.31941/biofarm.v18i1.1887

Prasetyo, A., & Ernita. (2022). Respon Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonicum L .) terhadap Pupuk NPK Organik dan POC Urin Sapi. Agroteknologi Agribisnis Dan Akuakultur, 2(2), 1–13.

Rompas, J., Engka, D., & Tolosang, K. (2015). Potensi Sektor Pertanian dan Pengaruhnya Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(04), 124–136.

Samosir, O. M., & Pakpahan, T. W. (2019). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Terhadap Pemberian Paclobutrazol Dan Pupuk Kalium. Agrotekda, 3(1), 28–37.

Sopha, G. A., Syakir, M., Setiawati, W., & Sumarni, N. (2017). Teknik Penanaman Benih Bawang Merah Asal True Shallot Seed di Lahan Suboptimal ( Planting Method of Seedling of Shallot from True Shallot Seed in Suboptimal Land ). Hortikultura, 27(1), 35–44.

Sumarni, N., Rosliani, R., & Suwandi. (2012). Optimization of plant distance and NPK dosage to produce shallots from shallots set in highland. Jurnal Hortikultura, 22(2), 147-154 [In Indonesia].

Tampinongkol, C. L., Tamod, Z., & Sumayku, B. (2021). Ketersediaan Unsur Hara Sebagai Indikator Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.). Jurnal Transdisiplin Pertanian (Budidaya Tanaman, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, Perikanan), Sosial Dan Ekonomi, 17(2), 711–718.

Wahyuni, S. (2017). Pengaruh Pemberian Dolomit dan Konsentrasi Mol Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). LOGIKA Jurnal Ilmiah Lemlit Unswagati Cirebon, 19(1), 51–62. http://jurnal.ugj.ac.id/index. php/ logika/article/view/499/295

Wiguna, G., Hidayat, I., & Azmi, C. (2013). Perbaikan Teknologi Produksi Benih Bawang Merah Melalui Pengaturan Pemupukan , Densitas , dan Varietas by Setting Fertilization , Density , and Variety ). 23(2), 137–142.

Wulandari, M., & Amin, N. (2021). Karakteristik Morfologi Daun di Kawasan Air Terjun Suhom Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biotik, 26–33.

Ximenes, M. P. (2018). Pengaruh Kombinasi Jarak Tanam dan Varietas terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung ( zea mays l .) di Loes , Sub District Maubara , District Liquisa Repupublica Democratica De Timor Leste. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(2), 295–303.

Zaki Akhmad, Triastuti Wuryandari , Suparti (2014). Analisis Varian Percobaan Faktorial Dua Faktor Rakl Dengan Metode Fixed Additive Main Effects And Multiplicative Interaction. Jurnal GAUSSIAN, 3( 4), 529 - 536

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-01-30

Terbitan

Bagian

ARTIKEL