Pola Sebaran Sedimen Kohesif dan Hubungannya dengan Massa Air Laut Pada Muara Sungai Wairuhu, Pulau Ambon - Maluku

Penulis

  • Yunita A. Noya Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura. Pusat Kemaritiman dan Kelautan Universitas Pattimura
  • Gratia D. Manuputty Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura. Pusat Kemaritiman dan Kelautan Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.55984/saloi.v1i1.105

Kata Kunci:

sedimen, kohesif, densitas, wairuhu, ambon

Abstrak

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis sebaran konsentrasi sedimen kohesif dan mengetahui hubungan antara konsetrasi sedimen kohesif dan massa air laut pada Muara Sungai Wairuhu, Pulau Ambon. Menggunakan metode sampling langsung dilapangan, meliputi parameter fisik air (suhu dan salinitas), luas penampang, debit sungai, dan kecepatan aliran. Analisis data menggunakan persamaan densitas dan debit sungai, serta estimasi konsentrasi sedimen kohesif. Waktu sampling mempertimbangkan periode pasut bulanan dan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran konsentrasi sedimen kohesif tertinggi ditemukan pada periode pasang purnama difase pasang dan sebaliknya terendah pada fase surut saat periode pasang perbani, serta nilai korelasi menunjukkan hubungan konsentrasi sedimen kohesif dan densitas sangat kuat, yaitu pada fase surut untuk pasang purnama maupun pasang perbani.

Biografi Penulis

Yunita A. Noya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Pattimura. Pusat Kemaritiman dan Kelautan Universitas Pattimura

<strong>SALOI </strong> <strong>: Jurnal Ilmu Pertanian </strong>merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh <strong>LPPM Universitas Hein Namotemo</strong>. Menerima artikel hasil penelitian mahasiswa, dosen maupun peneliti lain, dalam bidang Pertanian, Perikanan, peternakan dan kehutanan, meliputi <strong><em>Agroteknologi, Agronomi, Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman, Ilmu Tanah, Sosial Ekonomi Pertanian, Pengolahan Hasil Perikanan, Budidaya Perikanan, Sosial Ekonomi Perikanan, Perikanan Tangkap, Produksi dan Pemuliaan Ternak, Formulasi dan Nutrisi Pakan, Teknologi Hasil peternakan, managemen hutan dan kehutanan </em></strong><strong>SALOI  : Jurnal Ilmu Pertanian </strong> terbit 2 kali setahun.Artikel yang dikirimkan belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh <em>reviewer</em> melalui proses <em>blind-review</em>

Referensi

Badan Standarisasi Naisonal. (2004). Cara Uji Padatan Tersuspensi Total (Total Suspended Solid, TSS) Secara Gravimetri. BSN, Jakarta. SNI 06-6989.3-2004

El-Dessouky, H.T. and Ettourney, H.M., (2002), “Fundamentals of salt Water Desalination” Elsevier Science B.V., Amsterdam.

Franz, G., L. et all. (2014). Modeling of cohesive sediment dynamic in tidal estuarine systems: case study of Tagus estuary, Portugal. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 4:34-44.

Ilahude. A. G. (2013). Kamus Oseanografi. PT. Trias Cemerlang Jakarta

Pradipta.Y, dkk. (2013). Laju Sedimentasi Di Muara Sungai Slamaran Pekalongan, Jurnal Oseanografi. Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013, Halaman 378-386

Rifardi. (2008), Deposisi Sedimen di Perairan Laut Dangkal. Journal Ilmu Kelautan. Inpress.

Soewarno. (2000). Hidrologi : Pengukuran dan Pengolahan Data Aliran Sungai (Hidrometri). Bandung: NOVA

Suripin. (2002). Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Yogyakarta. Penerbit ANDI.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Yang Berkelanjutan. Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.

Van Rijin, L.C. (1993). Principles of Sediment Transport in Rivers, estuaries, Coastal Seas and Oceans, IIIHEE, Netherland

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-02-10

Terbitan

Bagian

ARTIKEL