HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA PITU KECAMATAN TOBELO TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.55984/leleani.v1i2.76Kata Kunci:
pengetahuan, perilaku, remaja, bahaya merokok, desa pituAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan bahaya merokok bagi kesehatan dengan perilaku merokok remaja di Desa Pitu Kecamatan Tobelo Tengah. Metode penelitian ini: penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden yang didapatkan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara door to door dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Deskripsi tingkat pengetahuan bahaya merokok di Desa Pitu berada pada kategori “pengetahuan cukup” (45,9%) dan perilaku merokok berada pada kategori “perokok berat” (51,4%). Didapatkan hasil p=0,134 atau tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan bahaya merokok dengan perilaku merokok di Desa Pitu Kecamatan Tobelo Tengah.
Referensi
Arikunto, I. 2010. Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara
Abidin. (2010). Dampak rokok pada anak. Jakarta: Salemba Medika
Caldwell. (2010). Berhenti Merokok. Yogyakarta: Pustaka Populer.CDC (2010), Smoking and Tobacco use.
Dian, K. (2010). Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Merokok Pada Remaja. Jurnal Psikologi. No.1. Universitas Gajah Mada
Dewi, R. (2014). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Usia 12-15 Tahun di Desa Ngumpul. [Thesis]. Universitas Sebelas Maret. Surakarta
Gunarsa.(2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT Gunung Mulia
Istiqomah, Umi. (2011). Upaya Menuju Generasi Tanpa Rokok.Surakarta : CV.Setiaji
Istiqomah, Umi. (2011). Upaya Menuju Generasi Tanpa Merokok Pendekatan Analisis Untuk Mengulangi Dan Mengantisipasi Remaja Merokok. Surakarta: CV. SETIA AJI
Kemenkes RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2013
Kementrian Kesehatan RI.(2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kemenkes RI
Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2014. Jakarta: Kemenkes RI,2014.
Kemala N, Indri. (2010). Perilaku Merokok Pada Remaja. Semarang: Digital USU.
Monique, A. (2017). Menghindari Merokok. Jakarta: Balai Pustaka
Notoatmodjo.(2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Notoatmodjo S . Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta 2011
Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Purnamasari Apriliani. Pengetahuan dan Sikap Anak Sekolah Dasar tentang Bahaya rokok. Semarang:Fakultas Kesehatan Masyarakat,Universitas Muhammadyah Semarang; 2015
Poltekes Depkes. (2010). Kesehatan Remaja Problen dan solusinya. Jakarta: Salemba Medika
Rochayati, A. S., & Hidayat, E. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Remaja di Sekolah Menengah Kejurusan Kabupaten Kuningan. Jurnal Keperawatan Soediman, Vol 10 No 1
Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Diakses 23 Maret 2019.
Sarwono, S.W. (2012). Psikologi Remaja, Edisi Revisi. Jakarta: RajaGrafindo Persada
Soetjiningsih, (2010). Tumbuh Kembang Remaja dan Dan Permasalahannya. Agung seto. Jakarta
Sartika, (2013) ‘Hubungan Antara Konfirmitas Terhadap Teman Sebaya Dengan Intensi Merokok Pada Remaja Perempuan di SMA Kesatrian 1 Semarang’, Psycho Idea, 7 No1 Jul, pp. 14-25
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 LELEANI : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.