GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SARAMAAKE KECAMATAN WASILE SELATAN KABUPATEN HALMAHERA TIMUR TAHUN 2019

Penulis

  • Yolanda Tetci Naomi Tail Universitas Hein Namotemo
  • Olivia Asih Blandina Universitas Hein Namotemo

DOI:

https://doi.org/10.55984/leleani.v1i1.59

Abstrak

Badan Kesehatan Dunia / WHO (World Health Organization) mencatat pada tahun 2013 satu milyar orang di dunia menderita hipertensi, dua pertiga diantaranya berada di Negara berkembang yang berpengasilan rendah sedang Hipertensi telah mengakibatkan kematian sekitar 8 juta orang setiap tahun, 1,5 juta kematian terjadi di Asia Tenggara, yang sepertiga populasinya menderita hipertensi prevalensi hipertensi pada penduduk umur 18 tahun ke atas di Indonesia adalah sebesar 25,8%. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat analitik dengan rancangan cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 56 orang penderita hipertensi dan teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Hasil dari penelitian adalah kelompok umur 45-54 tahun (35,7%), jenis kelamin perempuan (53,6%), pendidikan SMA (42,9%) dan pekerjaan petani/nelayan/buruh (37,5%). Tingkat pengetahuan baik (67,9%), sikap cukup (53,6%), upaya pengendalian hipertensi cukup (64,3%) dan dukungan keluarga dan petugas kesehatan baik (58,9%). Disarankan untuk pihak puskesmas untuk meningkatkan program pelaksanaan kesehatan, khususnya deteksi dini penyakit hipertensi sehingga dapat dilakukan program penanggulangan. Diharapkan masyarakat mengikuti program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: melakukan olahraga 30 menit per hari, mengonsumsi buah dan sayur; dan memeriksakan kesehatan secara rutin. Kata kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Upaya Pengendalian

Referensi

Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Balitbang Kemenkes RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Departemen Kesehatan RI. (2013). Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Penyakit Hipertensi. Jakarta: Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Gunawan, L. 2005. Hipertensi Tekanan Darah Tinggi. Jakarta: Gramedia.

Lestari, D. 2010. Hubungan Asupan Kalium, Kalsium, Magnesium dan Natrium, Indeks Massa Tubuh serta Aktivitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia 30 – 40 Tahun (Skripsi). Semarang: Universitas Diponogoro.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2012.Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: P.T Asdi Mahasatya.

Nugraheni, S.A. 2008. Pengendalian Faktor Determinan Sebagai Upaya Penatalaksanaan.

Palmer, A. dan William, B., 2007. Tekanan Darah Tinggi, Jakarta: Erlangga

Sutanto. (2010). Cekal Penyakit Modern Hipertensi, Stroke, Jantung, Kolesterol, dan Diabetes. Yogyakarta: C.V ANDI OFFSET

Triyanto, Endang. 2014. Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tumenggung, Imran. (2013). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Hipertensi di RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango. Politeknik Kesehatan Gorontalo.

Violita, Fajrin, 2015, Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Segeri, Skripsi. Universitas Hasanuddin

Vitahealth. 2006. Hipertensi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

World Health Organization. 2013. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension. Diakses tanggal 10 Juli 2020

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-06-30

Cara Mengutip

Naomi Tail, Y. T. ., & Asih Blandina , O. (2021). GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SARAMAAKE KECAMATAN WASILE SELATAN KABUPATEN HALMAHERA TIMUR TAHUN 2019. LELEANI : Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 10 - 16. https://doi.org/10.55984/leleani.v1i1.59

Terbitan

Bagian

ARTIKEL