HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PENDERITA TUBERCULOSIS (TBC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPA-KUPA KECAMATAN TOBELO SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.55984/leleani.v3i2.168Kata Kunci:
Pengetahuan, sikap, Kepatuhan Minum ObatAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum obat penderita Tuberculosis (TBC) di Wilayah Kerja Puskesmas Kupa-Kupa Kecamatan Tobelo Selatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden dengan menggunakan uji spearman rho dengan kesalahan 5% (p<0,005) diperoleh p vlue 0,000 yang berarti p<0,005. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penderita Tuberculosis, tetapi ada hubungan sikap dengan kepatuhan minum obat penderita Tuberculosis (TBC) sehingga diharapkan bagi penderita Tuberculosis (TBC) agar lebih meningkatkan pengetahuan agar dapat mengoptimalkan dalam mengonsumsi obat. Bagi pelayanan kesehatan lebih banyak berperan aktif dalam memberikan edukasi yang baik kepada penderita Tuberculosis (TBC) bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian lebih luas lagi dalam meneliti hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan minum obat penderita Tuberculosis, melakukan penelitian dengan variabel yang lebih banyak lagi.
Referensi
Adam. (2022). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TB Paru Dewasa Di Puskesmas Putri Ayu. Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 3(1), 23. https://doi.org/10.31764/ lf.v3i1.6817
Ana silvia prihantana sri saptuti wahyuningsih. (2016). Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan pada Pada Pasien Tuberkulosis di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Farmasi Sains Dan Praktis, II(1), 47.
Aryantiningsih, D. S., Ambiyar, & Irfan, D. (2020). The role of supervisory swallow medicine in tuberculosis reduction in the work area of the city of Pekanbaru Health Office. Jurnal Kesehatan Komunitas / Journal of Community Health, 6(3), 342–347.
Baliasa, W., Pingkan, W., Kaunang, J., Harold, B., Kairupan, R., Masyarakat, K., Kesehatan, Fakultas (WHO, 2020), Universitas, M., Ratulangi, S., & Belakang, A. L. (2020). Tuberkulosis (TB) terjadi di setiap bagian dunia. Pada tahun 2019, jumlah kasus baru TB terbesar terjadi di kawasan Asia Tenggara, dengan 44% kasus baru, disusul oleh kawasan Afrika, dengan
% kasus baru dan Pasifik Barat dengan 18%. Pada tahun 2019 seba. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(4), 63–69.
Dewi, B. P., & Deasy, S. T.. Bela Purnama Dewi , Septi Tri Deasy (2020), Tuberkulosis Paru Dengan Kepatuhan Berobat Di Poli Paru Rumah Sakit Siloam Palembang. 10(20), 16–22.
Empowerment. (2021). Pendampingan kader kesehatan untuk meningkatkan kemampuan investigasi kontak tuberkulosis. 6(11), 2041–2047.
Maulidia D.F, (2014). Hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkuloissi.
Sarmen. (2020). gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan pasien tuberculosis tentang penyakit tuberculosis di puskesmas puuweri, sumba barat, nusa tenggara timur.
Yuda, A. A. (2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien Tb Paru Di Puskesmas Teladan Medan Tahun 2019. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 5(1), 9–15. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v5i1.131
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Gabriella Egandini Maga, Ribka Yulianti Hohedu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.