HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA DENGAN VAKSINASI COVID-19 PADA SISWA SEKOLAH DI SD INPRES WOSIA KECAMATAN TOBELO TENGAH KABUPATEN HALMAHERA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.55984/leleani.v3i1.124Kata Kunci:
Tingkat Kecemasan Orang Tua, Vaksinasi Covid-19, siswa, SD WosiaAbstrak
Virus corona adalah penyakit yang menyebabkan saluran pernapasan mulai dari flu biasa, kesulitan bernapas dan bahkan sampai pada kematian. Upaya mengcegah penyebaran virus corona masuk dalam tubuh manusia ada program pemerintah tentang vaksinasi. Namun ada pandangan masyarakat yang berbeda tentang vaksinasi tersebut, sehingga dapat menimbulkan kecemasan pada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat kecemasan orang tua dengan vaksinasi covid-19 pada siswa sekolah SD Inpres Wosia Kecamatan Tobelo Tengah. Metode ini menggunakan metode Deskritifanaliti dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang di ambil dalam penelitian adalah 70 sampel merupakan orang tua siswa SD Inpres wosia. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Probility Sampling dengan teknik Simple Random Sampling, pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan 70 responden. Data yang di dapat dalam instrument penelitian ini mengunakan kuesioner karya tulis ilmiah Halminton Anxiety Rating Scale (HARS) yang di bagikan pada orang tua siswa sekolah SD Inpres Wosia. Penelitian ini dilaksanakan di orang tua siswa sekolah sekolah SD Inpres Wosia Kecamatan Tobelo Tengah pada bulan September 2022. Dalam penelitian ini menggunaka analisis data univariat berdasarkan data dari kuesioner tingkat kecemasan terhadap vaksinasi sangat la besar. Berdasarkan analisa bivariate antara kecemasan dengan vaksinasi memiliki hubungan yang kuat.
Referensi
Aditia, A. (2021) “Covid-19 : Epidemiologi, Virologi, Penularan, Gejala Klinis, Diagnosa, Tatalaksana, Faktor Risiko Dan Pencegahan,” Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(November), hal. 653–660. Tersedia pada: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP%0ACOVID-19.
Davies, P.D.O. (2002) “Multi-drug resistant tuberculosis,” CPD Infection, 3(1), hal. 9–12.
Dwi, R. et al. (2021) “Edukasi Vaksinasi COVID 19,” Jurnal Peduli Masyarakat, 3(4), hal. 423–430. Tersedia pada: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM.
Ezdha, A.U.A., Abdurrahman Hamid dan Arlina Waruwu (2021) “Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan Lansia pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru,” Health Care : Jurnal Kesehatan, 10(2), hal. 353–358. doi:10.36763/healthcare.v10i2.159.
Faulin Nur, F. dan Rahman, V.N. (2021) “Penyuluhan Program Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat Desa Pakistaji,” Jurnal BUDIMAS, 03(02), hal. 2021.
Simanjuntak, V.W., Angga, L.O. dan Tahamata, L.C.O. (2021) “Perlindungan Hukum Konsumen Bagi Penerima Vaksin Covid-19,” SANISA: Jurnal Kreativitas Mahasiswa Hukum, 1(2), hal. 42–53.
Tambaru, R. (2020) “Pengaruh Kecemasan Pandemi Covid-19 Terhadap Pengeluaran Asi Ibu Post Partum Di Bidan Praktik Mandiri Hj. Rusmawati Di Muara Badak,” Jurnal Kesehatan, 4(2), hal. Kemenkes. (2020). Selama Social Distancing. Pedoma.
Vellyana, D., Lestari, A. dan Rahmawati, A. (2017) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Preoperative di RS Mitra Husada Pringsewu,” Jurnal Kesehatan, 8(1), hal. 108. doi:10.26630/jk.v8i1.403.
Yaslina, Y. dan Yunere, F. (2020) “Hubungan jenis kelamin, tempat bekerja dan tingkat pendidikan dengan kecemasan perawat dalam menghadapi pandemi Covid-19,” Prosiding Seminar Kesehatan Perintis E-ISSN : 2622-2256, 3(1), hal. 63–69. Tersedia pada: https://www.jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/569/286.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Meinan Leli Halal, Olivia Asih

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.