PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI BERBASIS MINYAK KAYU PUTIH DI DESA PASSO, KECAMATAN BAGUALA, KOTA AMBON

Penulis

  • Sophia Grace Sipahelut 1Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura
  • Vita Novalin Lawalata Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian - Universitas Pattimura
  • Marchel Lumbang Tobing Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian - Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.55984/hirono.v1i2.66

Kata Kunci:

hand sanitizer, eucalyptus oil, training, counseling

Abstrak

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat hand sanitizer berbasis minyak kayu putih di Desa Passo Kecamatan Teluk Ambon Baguala Kota Ambon.  Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Desa Passo, sedangkan metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan.  Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon.  Partisipasi peserta dalam kegiatan ini juga baik, terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini mulai dari kegiatan penyuluhan sampai pelatihan.  Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat memperoleh ilmu dan pengetahuan mengenai kandungan minyak kayu putih dan pemanfaatannya, keuntungan dan kerugian hand sanitizer, teknologi sederhana pembuatan hand sanitizer berbahan alam minyak kayu putih.  Masyarakat lebih mengerti pentingnya pembuatan hand sanitizer berbahan alam.  Pelaksanaan pelatihan dan praktek yang diberikan mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat hand sanitizer dengan penambahan minyak kayu putih sebagai pengganti alkohol.

Referensi

Badan Pusat Statistik Kecamatan Teluk Ambon Baguala, 2019. Kecamatan Teluk Ambon Baguala Dalam Angka Tahun 2019. Kecamatan Teluk Ambon Baguala: Badan Pusat Statistik.

Cahyani, N.M.E., 2014. Daun Kemangi (Ocinum cannum) Sebagai Alternatif Pembuatan Handsanitizer. Jurnal Kesehatan Masyarakat 9 (2): 136-142.

Jing, JLJ., Yi, TP, Bose, RJC, McCarthy, JR, Tharmalingam N, Madheswaran, T. 2020. Hand Sanitizers: A Review on Formulation Aspects, Adverse Effects, and Regulations. International Journal of Environmental Research and Public Health 2020, 17, 3326

Larasati, DA & Apriliana, E. 2016. Efek Potensial Daun Kemangi (Ocimum basilicum L) Sebagai Pemanfaatan Hand Sanitizer. Majority Vol 5 No 5 : 124-129.

Muyassaroh, 2016. Distilasi Daun Kayu Putih Dengan Variasi Tekanan

Operasi Dan Kekeringan Bahan Untuk Mengoptimalkan Kadar Sineol Dalam Minyak Kayu Putih. Jurnal Teknik Kimia Vol 10 (2) : 36-41.

Nidha, A.A, Hadi, P, Helmia F. 2017. Efektivitas Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Sebagai Antiseptik untuk Higiene Tangan. Jurnal Kedokteran Diponegoro Vol 6 No 2 :253-260.

Retnosari & Isadiartuti, D. 2006. Studi Efektivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L). Majalah Farmasi Indonesia. Shu,M. 2013. Formulasi Sediaan Gel hand Sanitizer Dengan Bahan Aktif Triklosan 0,5% dan 1 %. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2 No 1 : 1-14.

Sipahelut, S.G. 2012. Proporsi Persenyawaan Teroksigenasi Minyak Atsiri Dari Daging Buah Pala. Ekosains: Jurnal Ekolgi dan sains Vol 01 No 01: 41-46

Sipahelut, S.G., Patty, J.A., Patty, Z., Kastanja, A.Y., Lekahena, V.N.J. 2019. The antibacterial and antifungal activity of essential oil derived from the flesh of nutmeg fruit. EurAsian Journal of Bio Sciences 13 (93-98).

Sudradjat, S.E. 2020. Minyak Kayu Putih, Obat Alami Dengan Banyak Khasiat: Tinjauan Sistematik. Jurnal Kedokteran Meditek. http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/Meditek/index.

Van Doremalen, N, Bushmaker, T., Morris, D.H., Holbrook, M.G., Gamble, A.; Williamson, B.N., Tamin, A., Harcourt, J.L., Thornburg, N.J., Gerber, S.I. 2020. Aerosol and Surface Stability of SARS-CoV-2 as Compared with SARS-CoV-1. N. Engl. J. Med. 2020, 382, 1564–1567.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-12-17

Terbitan

Bagian

ARTIKEL