PENYULUHAN SANITASI LINGKUNGAN DALAM MENCEGAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA TONGUTE SUNGI KECAMATAN IBU, KABUPATEN HALMAHERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.55984/hirono.v6i1.266Kata Kunci:
sanitasi lingkungan, penyuluhan kesehatan, pencegahan DBD, Desa Tongute SungiAbstrak
Demam Berdarah Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkatkan risiko berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular DBD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dalam pencegahan DBD di Desa Tongute Sungi, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test kepada 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 28,0% menjadi 72,0%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 32,0% menjadi 8,0%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan sanitasi lingkungan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan DBD berbasis lingkungan. Diharapkan masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan DBD.
Referensi
Aurora, A Arsa Natalie., & Widuri, Pamela Dewi (2025). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya Tahun 2024 The Relationship Between Environmental Sanitation and Incidence Dengue Hemorrhagic Fever ( DHF ) in the Work Area UPTD Menteng Health Center Palangka Raya City Year 2024 Abstrak.
Herlinawati, H., & Husna, A. (2023). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Rumah Sakit Tingkat Ii Iskandar Muda Banda Aceh. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 992–998.
Juliska, S., Windusari, Y., Novrikasari, & Fajar, N. A. (2023). Hubungan Antara Insiden Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Faktor Sanitasi Lingkungan : Tinjauan Sistematik Review. Health Information : Jurnal Penelitian, 15(3), 1–10.
Maharani, N. E., Nurbaya, F., & Sari, D. P. (2024). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(5), 2068–2080.
Maulliatina, L., Wahyuni, S., Putri, N. D., & Setyajati, P. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Hygiene Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Warga Binaan Guna Meningkatkan SDG’S. Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia, 8(2), 93–98.
Rochmawati, L., & Novitasari, R. (2016). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Jurnal Kebidanan, 5(1), 46–52.
Sitanggang, M. (2025). Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Msyarakat dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Tigarunggu Tahun 2025. Politeknik Kesehatan Medan.
Susilawati, S., & Nurzannah, S. (2023). Pengaruh Sanitasi Lingkungan SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah) Terhadap Kejadian Penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue ). Zahra Journal of Health and Medical Research, 3(3), 282–289.
Tivani, A. A. El, Lesmana, O. S., Rahmat, A. A., Halim, R. D., & Sari, P. (2025). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik dan Tindakan Masyarakat dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Kota Jambi Tahun 2025. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 5(314–321).
World Health Organization. (2023). Drinking-water.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Roberto Cabu, Yulianti Lahura

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.