PENYULUHAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA ARU IRIAN KECAMATAN MOROTAI SELATAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.55984/hirono.v4i1.182Kata Kunci:
kebersihan lingkungan, Nyamuk eades agepty, demam berdarah, Desa Aru IrianAbstrak
Tujuan pelaksanaan penyuluhan di Desa Aru Irian adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang menjaga kebersihan lingkungan dan mengetahui penyebab, perilaku nyamuk DBD serta bagaimana cara untuk Pencegahan penyakit DBD. Kegiatan dilaksanakan di Desa Aru Irian, Kecamatan Morotai Selatan Barat, dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahapan yakni persiapan, penyuluhan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan tentang penyakit DBD sebesar 64% pengetahuan masyarakat tentang nyamuk Aedes Aegepti terjadi peningkatan sebesar 64%, pengetahuan tempat perkembangbiakan nyamuk meningkat sebesar 28% dan pengetahuan pencegahan DBD meningkat sebesar 76%
Referensi
Alvita, G. W., Huda, S., & Budi, I. S. (2018). Penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN 3 M Plus-DBD) Pada Anak Usia Sekolah Dengan Pendekatan Komunikasi Perub Ahan Perilaku di SDN 4 Kecamatan Kalinyamatan Jepara. Jurnal Pengabdian Kesehatan. https://doi.org/10.31596/jpk.v1i1.5
Farasari, R., & Azinar, M. (2001). Sanitasi, Higiene dan Keselamatan Kerja dalam Pengolahan Makanan. Kanisius, 3(2), 110–117.
Harsono, S., & Nissa, A. (2019). Metode Biokontrol Ikan Cupang (Betta splendens) Sebagai Pengendali Vektor Penyakit DBD di Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), 2(2). https://doi.org/10.32585/jmiak.v2i02.455
Hursepuny, V., & Manuputty, J. (2018). Permasalahan Program Pencegahan dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Kota Ambon Tahun 2016. Molucca Medica, 11(April), 19–26.
Infokes. (2023). Demam Berdarah Dengue, Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD). DinKes Kalimantan Barat. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/medula/article/view/311
KemeKes RI. (2017). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah di Indonesia, 5, 1–128. https://drive.google.com/file/d/1IATZEcgGX3x3BcVUcO_l8Yu9B5REKOKE/view
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2017, (2017).
Nurbaya, F., Maharani, N. E., & Nugroho, F. S. (2022). Bahan Ajar Matakuliah Pengendalian Vektor Sub Tema.
Profil Desa Aru Irian. (2023). Pemerintah Desa Aru Irian, Kecamatan Morotai Selatan Barat
Putri, A. E. L., Subhi, M., & Syafitri, D. P. (2023). Gambaran Kasus Demam Berdarah Dengue Puskesmas X Kota Malang Tahun 2019-2022. Media Husada Journal of Environmental Health Science, 3(1), 12–18. https://doi.org/10.33475/mhjeh. v3i1.38
Putri, D. H., Oktavia, S., & Abdilah, N. A. (2023). Uji Biolarvasida Ekstrak Etanol Daun Walang (Etlingera Walang (Blume) R.M.Sm.) Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 2971–2981. https://doi.org/10.55681/ sentri.v2i8.1311
Sandy, S. (2024). Perubahan Iklim Terhadap Kasus DBD di Kabupaten Jayapura Tahun 2014-2021. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 182–190. https:// doi.org/10.14710/jkli.23.2.182-190
Saputra, A. U., Ariyani, Y., & Dewi, P. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Lingkungan Fisik dan Kebiasaan Keluarga Terhadap Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal ‘Aisyiyah Medika, 8(2), 283–292.
Sukohar. (2014). Demam Berdarah Dengue (DBD). Medula, 2(2), 1–15.
Syamsul, M. (2018). Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. UNM Environmental Journals, 1(3), 82. https://doi.org/10.26858 /uej.v1i3.8073
Unicef Indonesia. (2022). Membuka Lembaran Baru Untuk Hidup Sejahtera. Laporan Tahunan 2022 Demam Berdarah Dengue, 17–19.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Roberto Cabu, Elfira Christin Fika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.