PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK SAYUR DI KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI, PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Penulis

  • Sri Rejeki Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo
  • La Harimu Jurusan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo
  • Mariani L Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.55984/hirono.v3i1.131

Kata Kunci:

keripik, pelatihan, sayuran

Abstrak

Wangi-Wangi Selatan merupakan salah satu daerah di Kabupaten Wakatobi yang kaya akan sayur terutama kangkung, bayam, terong dan pare. Namun hanya diolah sebagai sayuran saja dengan cara dimasak langsung sehingga memiliki masa simpan yang pendek. Untuk itu dilakukan pelatihan pembuatan keripik agar sayuran dapat dkonsumsi dalam waktu yang lama dan juga dapat memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat khususnya di kecamatan Wangi wangi Selatan. Pelatihan ini berlangsung selama 7 hari dengan rangkaian kegiatan terdiri dari (a) penyuluhan yang dilakukan selama 2 hari; (b) pelatihan yang dilakukan selama 4 hari serta (c) evaluasi kegiatan selama 1 hari. Hasil pelatihan ini adalah a) adanya pemanfaatan sayuran lokal yang dapat diolah menjadi keripik sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat; b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang cara mengolah sayuran menjadi keripik sehingga dapat memperpanjang dan meningkatkan ekonomi keluarga. Hasil evaluasi pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta sangat puas dengan adanya pelatihan pembuatan keripik sayur dan berharap terus berlanjut dengan topik yang berbeda

Referensi

Agung, A.Oka. 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans poir). Jurnal Sains MIPA. Vol: 13. No: 1. Hal: 26

Badan Pusat Statistik Wakatobi, 2022. Wakatobi Dalam Angka Tahun 2022. Wakatobi: Badan Pusat Statistik.

Budiyono, MAK. 2004. Dasar-dasar Ilmu Gizi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Hamidah. S. 2015. Sayuran dan Buah serta Manfaatnya Bagi Kesehatan. Disampaikan dalam Pengajian Jamaah Haji Langar Nafaza Kotagede. Yogyakarta.

Hanson PM, Yang RY, Tsou SCS, Ledesma D, Engle L, Lee TC. 2006. Diversity in Eggplant Solanum melongena) for Superoxide Scavenging Activity, Total Phenolics, and Ascorbic Acid. Journal of Food Composition and Analysis. 19 (6-7): 594-600.

Harjana, D. 2016. Kandungan Gizi dan Manfaat Kangkung. Diakses pada 16 Juni 2023, http://manfaatnyasehat.blogspot.co.id/2014/01/kandungan-gizi-danmanfaat-kangkung.htm

Hartoyo. 2009. Bertanam Terung Dalam Pot. Kanisius. Yogyakarta.

Hastuti LDS. 2007. Terung. Tinjauan Langsung Kebeberapa Pasar Di Kota Bogor. Program Studi Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara. USU Repository; [Diakses 8 September 2017] http://library.usu.ac.id/download/fmipa/07002689.pdf

Joseph B, Jini D. Antidiabetic effects of Momordica charantia (bitter melon) and its medicinal potency. Asian Pacific J Trop Dis. 2013;3(2):93-102.

Kasmira, Lahming, Fadillah, R. 2018. Analisis Perubahan Komponen Kimia Keripik Bayam Hijau (Amaranthus tricolor. L) Akibat Proses Penggorengan. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian; 4(1), 49-55

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2015. Infodation Situasi dan Analisis Gizi. Kemenkes RI. Pusat Data dan Informasi.

Lestari, S., Astuti, A dan Muttakin, S. 2015. Keripik Kangkung Rasa Paru Sebagai Produk Olahan Guna Meningkatkan Nilai Tambah. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat. Biodiversitas Indonesia.

Lusiani, A. 2022. Potensi Kespor Keripik. Diakses tanggal 3 Juli 2023. https://www.ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/potensi-ekspor-keripik. Diakses dari Potensi Ekspor Keripik – UKM Indonesia

Nkambo W, Anyama NG, Onegi B. In vivo hypoglycemic effect of methanolic fruit extract of Momordica charantia L. Afr Health Sci. 2013;13(4):933-9.

Oktavia, D.A. 2007. Kajian SNI 01-2886-2000 Makanan Ringan Ekstrudat. Jurnal Standardisasi Vol. 9 No. 1, Maret 2007; 1-9. Badan Standardisasi Nasional.

Orji, E.E, Falodun, A.E dan Jegede, F.I. 2018. The Antioxidant Properties of Momordica charantia Extract and its Protective Activities against In Vitro Mercury Intoxication. International Journal of Current Research in Biosciences and Plant Biology. Vo. 5(4):30-35.

Rukmana R. 1997. Budidaya Pare. Penerbt Kanisius.Yogyakarta

Sativa, O., Juita, F., Sativa, O., Maryam, S., Juita, F., Pertanian, F., & Mulawarman, U. (2017). Analisis nilai tambah bayam sebagai bahan baku keripik bayam. Jurnal Ekonomi Pertanian & Pembangunan, 14(2), 39–50.

Serang, S., Dahlia. 2019. Pengolahan Keripik Sayur Bayam untuk Menambah Pendapatan Petani di Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Jurnal Pengabdian Bina Ukhuwah; 1(1), 7-15.

Slavin E. Robert. 2005. Cooperative Learning. Bandung. Penerbit Nusa Media

Setiani Nur A. Yuvicko G. Purwansya, Anisya E. Shafira, Ahmad F, Liyantono. 2022. Demonstrasi Pengolahan Keripik Terong dan Boncabai sebagai Alternatif Ide Wirausaha Masa Pandemi di Kampung. Ciheulang, Desa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta. Artikel Jurnal Pusat Inovasi Masyarat Volume 4 nomor 1. ISSN 2721-897.

Subahar. SS. Khasiat dan Manfaat Pare : Si Pahit Pembasmi Penyakit. Agromedia Pustaka. Depok.

Suhaedir Bachtiar, 2018. Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Mutuh Keripik Berbahan Dasar Limbah Buah Nangka (Artocarpu heterophyllus L). Artikel Jurnal Biology Science & Education

Sumarjono, H. (2013). Bertanam 36 Jenis Sayur. Depok: Penebar Swadaya

Tsalitsa, A. 2019. Laporan Tugas Akhir Perencanaan Bisnis Usaha Pengolahan Keripik Wortel “Healthy Kriptel”. Program Studi Manajemen Bisnis. Sekolah Vokasi. Institut Pertanian Bogor.

Yuli.2015. Manfaat Kangkung http://manfaat.co.id/manfaat-kangkung . yuli /. (Diakses pada 6 Agustus 2015)

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-07-25

Terbitan

Bagian

ARTIKEL